7 Dampak Negatif Jika Terlalu Mencintai Kekasih!

Mencintai kekasih merupakan hal yang sangat wajar. Tapi dalam status yang masih pacaran, mencintai juga perlu ada batasan.


Seringkali karena terlalu menyayangi kekasih, wanita mengorbankan waktu, keluarga, teman bahkan perasaannya sendiri. Segala sesuatu yang berlebihan pasti tidak akan berakhir baik, termasuk berlebihan mencintai pasangan. Apakah Anda salah satunya? Kenali tanda-tandanya seperti yang dilansir dari Madame Noire, dan cegah sebelum hal itu merugikan Anda sendiri.

1. Selalu Bersama
Sangatlah tidak bijak apabila Anda selalu menghabiskan waktu bersama dengan si calon kekasih atau kekasih. Hal ini hanya akan membuat Anda terlihat sangat ‘mudah’ didapatkan olehnya. Meluangkan waktu bersama sudah cukup dan usahakan tetap memiliki kehidupan sosial yang terpisah.

2. Terlalu Baik pada Keluarganya
Tidak ada salahnya bersikap baik kepada keluarga kekasih dengan memberikan hadiah di momen-momen tertentu. Tetapi apabila yang Anda lakukan sudah terlewat baik maka akan menimbulkan dampak negatif. Tentu Anda tidak ingin disukai keluarga kekasih karena kado-kado yang diberikan dan jangan sampai keluarganya hanya memanfaatkan Anda. Buatlah batasan untuk diri Anda sendiri.

3. Mengesampingkan Keluarga
Banyak wanita yang sedang menjalin hubungan cinta lebih mementingkan kekasih dibandingkan keluarganya. Mencintai seseorang bukan berarti melupakan kewajiban dalam keluarga. Bagi wanita yang pernah gagal dalam pernikahan dan memiliki anak, kekasih baru adalah perubahan besar. Anda tidak bisa menomor duakan anak, dia membutuhkan perhatian lebih besar dibanding kekasih baru Anda.

4. Bersikap Selayaknya Kekasih
Ketika si dia sering kali meminta untuk membantu menyelesaikan urusannya, ada yang harus dipahami; Anda adalah pacarnya, bukan asistennya. Berikan peringatan tegas kepadanya, dan biarkan dia membuktikan diri kalau ia pantas menjadi pendamping Anda, bukan atasan Anda.

5. Terlalu ‘Mencintai’ Teman-temannya
Sekali-kali menghabiskan waktu dengan kekasih beserta teman-temannya bukan tindakan yang salah. Namun, bukan berarti Anda harus menjadi 'best friend forever' bagi setiap temannya. Ketika salah satu dari mereka memanggil Anda dengan panggilan sayang, seperti ‘baby’, beritahulah bahwa itu tidak layak. Pria akan lebih menghormati wanita yang memiliki prinsip.

6. Terlalu Awal untuk Panggilan Sayang
Setiap pasangan biasanya memiliki panggilan sayang yang hanya diketahui masing-masing. Tetapi apabila Anda memanggil pasangan dengan panggilan ‘unik’ ketika hubungan baru berjalan dua minggu, tentu ini akan membuat pasangan Anda mengerutkan dahi. Kenal lebih dalam dahulu si dia kemudian Anda bisa memanggilnya dengan panggilan yang unik.

7. Selalu Mengumbar yang Dia Lakukan Untuk Anda
Anda pasti senang ketika kekasih Anda melakukan hal-hal romatis dengan mengirim bunga atau membelikan hadiah-hadiah lainnya, tetapi bukan berarti itu semua bisa diceritakan ke semua orang. Akan dimaklumi bila Anda adalah pasangan baru, namun akan terlihat menganggu kalau Anda selalu ‘pamer’ akan hal itu. Bukankah lebih baik kalau itu menjadi rahasia Anda dan pasangan saja?
Silahkan anda laporkan jika ada link yang rusak atau beberapa tutorial yang tidak bekerja, karena saya akan segera memperbaikinya, dan berhubung saya baru mengganti themes blog, jadi pasti banyak artikel yang berantakan! Saya harap anda dapat membantu saya untuk memperbaiki semuanya dengan berkomentar di artikel yang bermasalah.. thanks sebelumnya sudah berkunjung keblog utta yang sederhana ini...
Please rate this article:
{[['', '']]}
{["Useless", "Boring", "Need more details", "Perfect"]}

Jika Artikel ini menarik, Silahkan copy paste permalink berikut ini di blog sobat!

thumbnail
About The Author

Hai,.. I am just an ordinary man who just might share the knowledge that I know ahead of you, No one is more perfect. Always keep learning and sharing of knowledge, Just be Yourself and be The Unique that makes them know who you are.!!


0 Comments
Comments

+ komentar + 0 Diskusi pada '7 Dampak Negatif Jika Terlalu Mencintai Kekasih!'

Tolong memberi komentar yang tidak melanggar norma-norma. Kami berhak menghapus komentar yang kasar, mengejek, bersifat menyerang, dan tidak berhubungan dengan artikel di atas. Oleh sebab itu, kiranya dapat menggunakan bahasa yang jelas!

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masukan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
6. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Bila Anda punya nama atau blog gunakan komentar sebagai "Name/ URL".

Sebelumnya utta minta maaf yg sebsr2Nya jka komentar anda blm sempat dibls. ^^